Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja

Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja

22 Oktober 2026

Bapas Wonosari Jadi Nara Sumber Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja bagi Koordinator Suporter Liga Pelajar Gunungkidul
Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Wonosari melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja pada Kamis (22/10), pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dhaksinarga, Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, dengan diikuti oleh 40 siswa yang menjadi koordinator suporter tim peserta Liga Pelajar Gunungkidul.
Kegiatan sosialisasi disampaikan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas II Wonosari, yaitu Indiah Respati, Angga Puspitadewi, dan Ari Nur Rini, dengan mengusung materi “Membangun Generasi Berkarakter, Sadar Hukum dan Bertanggungjawab.” Materi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya membangun karakter positif, menaati aturan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan, khususnya ketika memberikan dukungan kepada tim kebanggaan dalam kompetisi olahraga.
Dalam penyampaian materi, para peserta diajak untuk memahami bahwa menjadi suporter bukan hanya tentang memberikan semangat kepada tim, tetapi juga menunjukkan sikap sportif, menjaga ketertiban, menghormati lawan, serta menghargai keputusan yang berlaku selama pertandingan. Para pelajar juga diingatkan agar mampu mengendalikan emosi, menghindari tindakan provokatif, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat memicu keributan maupun tindakan anarkis.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Wonosari berharap para koordinator suporter dapat menjadi teladan bagi rekan-rekannya dalam menciptakan suasana kompetisi yang aman, tertib, dan kondusif. Kesadaran untuk berpikir sebelum bertindak, mempertimbangkan konsekuensi dari setiap keputusan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas menjadi hal penting dalam mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk upaya preventif dalam membangun generasi muda yang berkarakter, sadar hukum, dan bertanggung jawab. Dengan adanya pembekalan tersebut, para suporter muda diharapkan mampu mendukung tim masing-masing secara positif, menghindari tindakan anarkis, serta turut menyukseskan penyelenggaraan Liga Pelajar Gunungkidul sebagai ajang kompetisi yang menjunjung tinggi persaudaraan dan sportivitas